Menimba Ilmu Penerbangan Di Diklat Pemberdayaan Masyakat

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Politeknik Penerbangan Surabaya menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tahun 2019 yang dilaksanakan di SMK Penerbangan Banjarbaru mulai tanggal 23 – 26 Februari 2019. Peserta yang mengikuti shortcourse ini sebanyak 71 orang dengan 3 skema Diklat yaitu :

  • Diklat Pengoperasian Fluid Power
  • Diklat Pengoperasian Pengukuran
  • Diklat Ticketing and Reservation

Wakil Direktur Poltekbang Surabaya, Pras Iswayudi, ST menyampaikan bahwa DPM ada 3 Pola yaitu pertama Revitalisasi SMK yang sematra dengan Poltekbang Surabaya yakni matra Udara, kedua Sefety and Security Airport akan dilaksanakan dengan kerjasama dengan otoritas Bandara, ketiga science development untuk pemberdayaan masyarakat umum yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja dalam hal ini yang sudah bekerja diberikan sertifikasi dan yang belum bekerja akan diberika pendidikan dan sertifikasi.

Menurutnya SMK Penerbangan merupakan SMK yang mempunyai karekter dan kompetensi yang diharapkan selinier mungkin. sehingga bisa diberikan lisensi minimal standar Asia Tenggara dikeluar oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Pras Iswayudi, ST, MM

DPM kali ini untuk Jurusan Engine Airplane akan mendapatkan kompetensi Fluid Power dan Pengukuran Electrical, untuk jurusan Administrasi Bandar Udara mendapatkan kompetensi Ticketing Reservasi.

Forum Komunikasi SMK Penerbangan diharapkan bisa mengarakan SMK-SMK Penerbangan linier dengan kelanjutan ke Perguruan Tingginya, Karena sebenarnya SMK penerbangan bebas melanjutkan keberbagai jurusan di Perguruan Tinggi yang berbasis Penerbangan.

Wakil Direktur Poltekbang Surayaba dalam sambutanya pada pembukaan DPM di SMK Penerbangan Banjarbaru Tahun 2019 mengatakan “Adik-adik akan di review kembali diajarin kembali baru di test”. Pemantapan teori akan dilaksanakan selama 2 hari setelah itu akan diuji tulis dan praktek.

“Adik-adik ga perlu risau, setelah lulus dari penerbangan jadi apa, masalah jadi ga nya wallahu a’lam yang penting kita berusaha” Ujarnya mengakhiri sambutan pembukaan DPM di SMK Penerbangan Banjarbaru Tahun 2019

Secara terpisah Pras Iswayudi mengatakan kegiatan ini adalah Pembukaan DPM yang dilakukan di kalimantan dalam rangka revitalisasi SMK, khususnya SMK Penerbangan dimana SMK Penerbangan merupakan pembinaan dari Politeknik Penerbangan Surabaya.

“kami berharap dengasn adanya DMP di SMK Penerbangan Banjarbaru Kalimantan selatan ini bisa bermanfaat untuk lulusan SMK  mempunyai suatu konpetensi yang diterbitkan oleh BNSP jakarta” Ujarnya dalam wawancara. Poltekbang sendiri mebawa rombongan sebanyak 6 orang Instruktur dan Asesor serta Direkting Staff .

Senin Pagi, 25 Februari 2019 di lakukan penandatanganan MOU antara SMK Penerbangan dengan Poltekbang Surabaya pada Upacara Bendera dengam inspektur Upacara Pras Iswayudi. 

Paidillah, MA

Kepala SMK Penerbangan Banjarbaru, Paidillah, SPd.I, MM, menyambut baik kerjasama ini dan berharap bisa berkelanjutan untuk dapat mensertifikasi keahlian/Kompetensi Taruna-Taruni SMK Penerbangan banjarbaru. “Diharapkan kedepannya, Putra Putri Kalimantan yang bersekolah di SMK Penerbangan yang menuntut ilmu dibidang aviasi, bisa layak dan berguna dan dapat digunakan di stakeholder dimanapun itu berada” Ujarnya dalam sesi wawancara

 

Berita terkait :
Puluhan Siswa SMK Penerbangan Digembleng Diklat Pemberdayaan Masyarakat